Red Blood and White Skull on the Blue Sky!

Halo semua!

Salam olahraga! #apadeh

Sebelum gue memulai pos, alangkah baiknya gue mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin, Maafkan Lahir dan Batin
Bila gue pernah berbuat salah kepada kalian, apapun itu bentuknya, dari suka cubit-cubitan hingga ngepet dan nyuri duit kalian, mohon segera dimaafkan!

Kemudian, gue juga mau mengucapkan Selamat HUT RI yang ke-68!!!
Semoga kedepannya negara kita makin cihuy, peace, love and gaul!
Anyway, berhubung bau-baunya masih suasana tujuh belasan, sesuai dengan posting gue, gue akan cerita sedikir tentang suasana tujuh belasan di negeri Koala ini!


A friendly reminder!
Gue baru aja launching brand new Ask.fm!!!
Setelah Formspring bangkrut, gue mencoba situs yang satu ini dan ternyata masyarakat cukup antusias dengan ask.fm milik gue!
Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang nggak gue sangka masuk ke inbox, termasuk dari maniak-maniak saya yang cukup anarkis dan radikal!
Anyhow, gue akan terus mencoba keep up dengan kalian dan mencoba menjawab sesering mungkin!
Jadi kalo lo masih penasaran dengan hidup gue, misalnya lo mau tau gue menganut ilmu hitam aliran apa atau mungkin mau tanya-tanya tutorial santet Boyolali, silahkan langsung aja klik disini!


Well, let's get back to the main highlight of the night!

Seperti yang kalian tau, gue menghabiskan 3 tahun hidup gue di sekolah militer yang paling yahud sedunia (itu tuh yang masuk media massa gara-gara kasus korupsi sejak usia dini! cc: Bang Dodi Mawardi, klik disini untuk info). 
Karena itulah gue dianugerahi badan yang cukup ideal dengan dada bidang dan otot-otot yang melengkung keluar dan kedalam.
Btw, itu setahun yang lalu, sekarang perut gue udah buncit, badan bungkuk, muka mabok lem, jalan melata pake perut.

Tapi, walaupun begitu, gue terpilih sebagai Paskibra Konsulat Jenderal RI Melbourne 2013!!!

Gue gausah cerita panjang lebar soal Paskibra, karena pasti banyak dari kalian yang jauh lebih mahir daripada gue.
Tapi.... PERNAH GA LO NGIBARIN BENDERA DI NEGERI ORANG!!!???
GUE PERNAH DONG!!! AHAHAHA!!! #GoyangPerut #MaBoy #Sistar


Muka kena kutukan...


Banyak orang yang bilang gue putihan pas tugas jadi Paskibra
Yap, benar! Gue pake Foundation muka! Ganteng aja yah gue?
Terus, banyak juga yang bilang pipi gue agak chubby.
Macaa cyih? Ah, itu efek 3D make up-nya aja kok...
Btw, make up gue di endorse sama Sephora lho! #bangga

Oh yeah! Jadi tujuh belasan di Melbourne, Australia itu selalu ada dua upacara.
Yang pertama adalah untuk pihak internal dan official yang bertempat di Konsulat Jenderal RI.
Yang kedua adalah masyarakat umum Indonesia dan Australia yang bertempat di Federation Square.

Di kedua upacara, gue diposisikan sebagai pengerek bendera.
Lumayan lah, pengalaman gue nimba air di sumur akhirnya berguna juga!

Ga ada yang spesial pas upacara pertama selain masuk liputan berbagai media massa.
Yang mengesankan justru pas upacara kedua!



Upacara kedua berlokasi di Federation Square, tepat di jantung kota Melbourne.
Suhu udara pada hari itu dingin aja! Dingin banget mah kutub utara pake AC!
Ketika kita baru sampe lokasi, semua orang bule yang lewat pada penasaran.
"Ini apaan orang pake putih-putih? Mau iklan deterjen?"

Rasanya itu gugup banget deh, bray!
Gugup aja sih. Gugup banget mah main sirkus depan Nabi Musa...
Bayangin ketika lo istirahat ditempat dan ga boleh gerak sedikit pun tapi banyak orang yang gangguin dengan ekspressi muka nahan kentut lah, bibir manyun lah, mata juling lah...

Cuaca pada hari itu diperkirakan 70% akan hujan, tapi ketika kami sampai di lokasi awan kelabu di langit pun pecah dan menampakkan sinar matahari.
Untung aja gue kerja part time sebagai pawang hujan daerah Melbourne dan sekitarnya!

Tapi gue salut, ketika gue mendarat di lokasi, sudah ada ratusan orang Indonesia dan orang lokal yang menunggu sang merah putih dikibarkan di langit Australia!
Bahkan, ketika kita udah maju jalan dan membentuk formasi, tak sedikit turis-turis mancanegara yang mengambil foto dan mengabadikan momen tersebut!

Klimaksnya adalah ketika bendera merah putih dibentangkan, siap untuk dinaikkan ke atas tiang...
"KEPADA BENDERA MERAH PUTIH, HORMAT GRAK!"
Tanpa ada aba-aba, tanpa alunan musik, hanya dengan suara murni dari tenggorokan seluruh hadirin langsung menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengiringi sang saka naik ke langit biru.

Gue yang waktu itu menjadi pengerek bendera, merasakan betapa haru dan bangga menjadi satu ketika menaikkan bendera di negeri orang lain. Baru kali ini lagu Indonesia Raya begitu menyentuh hati gue dan membuat gue menitikkan air mata...

Suasana begitu khidmat, hingga sang merah putih tiba di ujung tiang, berkibar dengan perkasa diantara angin musim dingin Melbourne, dan kemudian komandan berseru...
"Tegak grak!"


Setelah melakukan formasi penutupan, tim Paskibra langsung melanjutkan dengan parade dan defile.
Para penonton dan hadirin memberi tepuk tangan yang meriah ketika kami memberi salam hormat kanan kepada mereka.
Beberapa media massa sempat meliput acara pada hari ini. Ada kabar bahwa RCTI juga menyiarkan kegiatan kita di Melbourne.
Cukup mengesankan, betapa muka gue yang bulan lalu masuk headline Kompas, bulan ini masuk RCTI dan Radio Australia. Sepertinya masa depan gue sebagai sutradara Hollywood makin cemerlang.
Liputan mengenai kegiatan ini bisa dilihat di video berikut ini:




Mohon maaf tidak bisa memasukkan satu video dari Radio Australia karena alasan copyright. 
Kalian tetap bisa melihatnya dengan cara klik disini


Seluruh rangkaian keigiatan ini nggak akan berhasil tanpa upaya dan jerih payah dari seluruh anggota tim Paskibra 2013 yang rela meluangkan waktu hanya untuk menyamakan tempo jalan ditempat, menghafalkan gerakan-gerakan formasi serta latihan push up tanpa kenal lelah.
Juga semua dukungan dari para pelatih yang rela nyetrikain baju-baju kita hingga jam 5 pagi, mengatur segala bentuk formasi dan mengajarkan kita dengan kesabaran penuh...

Pada hari itu, 17 Agustus 2013, gue mendapatkan sebuah pelajaran yang lebih berharga dari tiga tahun pengalaman gue di sekolah militer, yaitu kemampuan untuk tetap mencintai bangsa sendiri walaupun jauh dari kampung halaman...


Biarpun saya pergi jauh, tidak kan hilang dari kalbu

Walaupun banyak negeri kujalani, yang mashur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku, disanalah ku rasa senang

Tanahku tak kulupakan
Engkau kubanggakan


This blog post is dedicated to:
Ravi Abdul Akbar, Agung Yudha Bathara, Retno Ayu Widyanti, Celica Evelyna Subekti, Agnar Jalu Zulkarnaen Saleh, Giovani Jovian Sutisna, Nadia Sari Amelinda, Dasty Fitriana, Edo Fernandes, Rio Hadyan Arddha, Kartika Pratiwi, Swari Wiratno, Christian Budiono and Brigita Alvyndhita.

And special thanks to:
Bima Putra Hadisasmita, Lucky Putra Darma, Junita Kosasih, Kartika Arfi, Mas Gonggo, Mbak Mia and others that I cannot mention one by one who have supported us throughout the way.

Hoki Meter

Sekedar percakapan pendek ketika teman-teman kumpul dirumah baru gue sambil main FIFA 2013 dan makan roast lamb...

Oka: Lucky nih menang terus! Emang namanya udah 'Lucky' jadi hokinya gede banget!
Gue: Awas aja, nanti hokinya abis pas tua...


Kalian percaya karma ga? Atau percaya bahwa Tuhan Maha Adil?
Kalo kalian percaya, gue punya sebuah konsep baru yang cukup filosofis macam Aristoteles pas nemuin hukum Gravitasi #anakIPAgagal

Ibaratkan saja, kalian itu semua masing-masing diberikan 'hoki meter' atau 'lucky meter' oleh Tuhan yang Maha Esa.
Semua orang memiliki jumlah poin yang sama dalam 'hoki meter' mereka.
Pada saat kalian ada didalam perut ibu kalian, atau bapak kalian, atau mungkin sebagian dari kalian menetas dari telur, 'hoki meter' kalian itu penuh.
Lalu, kalian menggunakan beberapa poin dari 'hoki meter' agar kalian cukup beruntung untuk lahir ke dunia ini dengan selamat.

Seiring kalian dewasa, kalian akan menggunakan lebih banyak poin dari 'hoki meter' untuk keberuntungan kalian sehari-hari.
Mulai dari hal-hal kecil seperti menang main game dengan teman kalian walaupun kalian cups bangets, hampir ditilang polisi waktu bawa mobil gapake SIM, bisa strike pas main bowling padahal ngelempar bolanya ke belakang.
Hingga hal-hal besar seperti lulus seleksi masuk Perguruan Tinggi padahal ga belajar, menang lotre dua ratus juta dollar atau keterima jadi karyawan Google padahal IPK 2.4 ga nyampe...

Tapi, makin banyak hoki yang kalian dapatkan waktu muda, makin sedikit poin dalam 'hoki meter' kalian untuk digunakan waktu tua nanti!
Orang-orang seperti inilah yang sering disebut 'lucky bastard'.
Tetapi, jarang ada seorang 'lucky bastard' yang bisa mempertahankan julukannya hingga tua karena poin di dalam 'hoki meter' mereka yang hampir habis setelah digunakan berkepanjangan.

Entah konsep gue mau dipercaya atau tidak, itu terserah kalian.
Tapi, alangkah baiknya kalau kalian mulai mengatur keberuntungan dan hoki kalian sejak usia dini, agar kalian tetap memiliki hoki di masa tua nanti!


Sekedar bikin kalian iri, ini adalah roasted lamb rack yang gue dan roommate gue masak waktu house party kemaren Sabtu. Lengkap dengan Mushroom Sauce. Selamat memandangi!
Cheers!


Before We All Get Old?

Kalian sadar ga sih semuanya?
BLOG INI UMURNYA UDAH 3 TAHUN LHO!
Lama banget yahh ini blog? Well, lama aja sih. Lama banget mah nungguin status orang single lagi! #kode

Sebenernya kalo kalian adalah pengikut setia gue dan telah mengikuti dakwah gue sejak pertama kali, kalian mungkin menyaksikan banyak perubahan dalam cara penulisan gue dan tentu saja humor gue yang makin hari makin kotor dan tidak beradab, macam kaum kafir dan barbar jaman Nabi Musa! Lala banget deh pokoknya!

Sadar ga sih kalian?
Gue tumbuh dari seorang bocah gundah galau gusrah gulana yang belum merdeka layaknya budak-budak Somalia waktu dulu masih di asrama...
Kerjaannya tiap hari palingan nyiksa orang, disiksa orang, ngukir stupa candi, ngangkat batu berhala, ngepet tengah malem, nyulik anak gadis buat dipersembahkan ke Dewa Poseidon, ngoleksi tembikar Majapahit, ditolak masuk FPI karena memeluk Islam garis keras, hingga nulis lagu galau yang menginspirasi jutaan spesies binatang di dalam dan luar negeri!

Sekarang, setelah merebut kembali kemerdekaan gue dan pindah ke sebuah kota yang lebih beradab, akal sehat gue makin porak-poranda!
Sekarang kerjaannya cuma mabok milkshake, masak penguin saos lendir, belajar sejarah kerajaan jin Timur Tengah, jadi vokalis buat lagu hari kemerdekaan Pantai Gading, masukin belalang ke microwave, ditolak masuk Al Qaeda karena memeluk Islam garis hardcore, hingga nulis essay tentang korelasi antara wanita dan roti prata yang menginspirasi jutaan kaum homo di dalam dan luar angkasa!

Hebatnya, semenjak blog ini berdiri hingga tulisan ini dibuat, status gue di Facebook ga berubah-berubah!
Tetap sama, yaitu: DIVORCED!
Mohon maaf salah ketik....
Maksud gue, masih tetap single!
Bayangin! Tiga tahun, gue mencoba cari jodoh lewat blog, tetep aja gue single! Kapan double-nya?
#kode #bukalamaran


Tapi, seiring gue makin tua, gue sadar bahwa lo semua juga makin tua!
Makanya, gue mau berbagi tips tentang hal-hal yang perlu lo lakukan sebelum lo ketuaan dan gabisa menikmati hari-hari lo!
Beberapa diantaranya cukup berbahaya dan beresiko tinggi, jadi kalo emang nyali kalian kecil aja (kecil banget mah atom hidrogen kehilangan satu elektron!) gausah ditiru!
Contohnya: Pake baju gamis, sorban putih, jenggot sebahu, teriak "SAYA BAWA BOM! DEMI TUHAN SAYA BAWA BOM!" di kedutaan besar Amerika Serikat!


Langsung aja, inilah hal-hal yang harus lo lakukan sebelum lo tua!

1.) Pindah ke kota lain!

Kalian udah mulai tua, harus mulai mencari kehidupan sendiri dan berpisah dari orang tua!
Cobalah mengembara ke kota orang atau kalo mau lebih ekstrim, ke negeri orang lain, ke benua orang lain!
Atau kalo kalian udah jagoan, ke planet orang lain!

Alam semesta luas, bro! Masa iya elo cuma pindah dari satu kecamatan ke kecamatan lain?
Bosen ga sih ngeliatnya itu-itu lagi? Orang-orang yang sama lagi?
Rasakan kehidupan orang lain! Budaya orang lain! Kultur orang lain!
Bang Toyib aje kaga pulang-pulang!
Tapi, jangan lupa sama tanah air sendiri!
Ingat lho sama lagu 'Tanah Air'! Disitu liriknya "biarpun saya pergi jauh, tidak kan hilang dari kalbu."

Coba bayangin deh, misalkan nih ya lo orang Jakarta.
Lahir di Jakarta, TK, SD, SMP, SMA sampe Kuliah pun di Jakarta.
Apa enaknya bro? Kena banjir tiap tahun, upacara tiap Senen, macet tiap hari!

Ini kenyataan pahit nih buat orang Jakarta!
Ibarat tiap hari lo naik kendaraan dan menghabiskan 6 jam di jalan karena macet dan lalu lintas yang terhambat. Dalam sehari itu, 6/24 = 3/12 = 1/4 waktu lo abis di jalan!
Bayangin sekarang umur lo 20 tahun, atau sekitaran segitu lah sama kaya gue.
1/4 umur lo, which is 5 tahun, itu abis di jalan!
Bayangin umur lo 60 tahun! 15 tahun hidup lo abis di jalan! Lala banget ga sih?
Makanya, pindahlah dari sekarang!





2.) Belajar masak! Setidaknya satu masakan aja yang Lala dan Cihi banget!

Belajar masak itu gampang banget!
Asalkan ada niat, orang tak berpendidikan kaya gue pun bisa masak!
Entah mau koala goreng rica-rica, ubur-ubur lada merah, sop teripang Korea Utara
Atau makanan eksotis seperti cah kaktus, jus saripati ketek iguana dan lendir kapibara jantan

Ingat! Masak mie, air panas dan goreng telor itu TIDAK TERMASUK jago masak!
Jaman sekarang, cari pembantu susah!
Apalagi kalo lo hidup di negara berkembang dan termasuk negara bagian dunia pertama!
Makan diluar terus itu menghabiskan duit di kantong secara signifikan dan tidak higienis!

Coba kalian sejenak lihat kebawah ke perut kalian.
Nah, itu hasil makanan rumah atau makanan luar?
Semangat yahh buat yang udah gabisa liat ikat pinggang lagi dari atas!





3.) Sekali aja muka lo masuk media cetak atau televisi!

Yang ini agak susah sih, cuma masih bisa dilakukan lah!
Kalo SMP, SMA dan kuliah lo termasuk gaul, biasanya sering masuk majalah sama tabloid remaja tuh!
Coba deh lo nyumbang tulisan atau karya-karya kreatif, biasanya sering masuk kok!
Atau lo emang ganteng, cantik, berbakat, bertalenta, terkenal juara main jelangkung se-kelurahan juga bisa masuk biasanya!

Kalo mau lebih tinggi, coba bisa nggak kalian masuk ke halaman depan atau cover?
Atau masuk berita or acara di TV?
Kalo emang semuanya susah, coba pas rumah lo kebanjiaran biasanya kan ada tuh reporter yang dateng, lo ikut-ikutan masuk kamera aja!
Atau tiba-tiba kefoto di tengah keramaian dan masuk halaman depan Kompas hari Minggu tanggal 23 Juni 2013? #pamer
Atau tweet lo di retweet sama orang terkenal?
Apapun yang bisa membuat lo terkenal sedetik aja!

Nanti kalo udah, lo capture gambarnya terus lo tunjukin ke anak-anak lo!
Lala banget deh pokoknya perasaan lo!


Perhatikan baik-baik makhluk di dalam lingkaran orange!



4.) Sapa orang asing secara langsung!

Kalo lo sering nonton film, lo pasti ga asing lagi sama kejadian ini!

Ibarat lo lagi nongkrong di suatu tempat yang asoy geboy nan genjot enjoy!
Menikmati secangkir teh poci sambil belaga sok cool pake baju terbaik lo!
Terus, mata lo lirik kanan kiri dan melihat ada seseorang yang cukup menarik!

Biasanya nih ya, orang kalo udah bertukar tatapan mata, pasti langsung ngeliat ke arah lain!
Nah! Jangan lakukan hal bodoh seperti itu lagi!
Liatin aja dia terus, berikan tatapan layaknya sinetron Gerhana! Buat dia mental!
Kalo dia udah bales tatapan lo, atau dia senyum-senyum sendiri, beranikan diri lo sendiri dan langsung hampiri dia!
Kalo lo emang ga berani, buat dia ga nyaman sampe dia harus menghampiri lo duluan!

Either way, kalo dia ngeliatin lo dengan tatapan aneh atau cuma buang muka doang atau muntah darah tiba-tiba dan kemudian serangan jantung, JANGAN DIDEKETIN!

Pastiin kalo penampilan lo juga layak, dengan bau badan yang cukup terjaga dan bulu ketek yang ga keluar-keluar dari lengan baju!
Jangan gugup, yang penting Lala dan Cihi aja! Tapi juga jangan tiba-tiba jadi pujangga!
Baru deketin langsung "Wajahmu seperti Bidadari. Jatuh dari surga. Kepala duluan."
Atau, "Hey, aroma tubuhmu memikat sekali! Apakah kamu mandi bertaburan meses ceres dan kue cucur?"
Siapa tau kalian bisa tukeran nomer telpon, atau mungkin tukeran cincin?

Btw, ngomongin soal cincin, jari gue gatel deh pengen pake cincin kawin!
#kodelagi





5.) Lakukan sesuatu yang kalian sukai!

Hidup itu pendek, cing! Terlalu pendek untuk melakukan sesuatu yang ga lo sukai!
Banyak diantara kita yang cuma kuliah atau sekolah karena ujung-ujungnya pengen cari duit atau hidup layak.
Tetapi banyak diantara kita yang tidak menikmati hal yang kita lakukan sehari-hari karena itu bukan passion kita!
Akhirnya banyak orang yang drop out, gagal dalam kehidupan atau cuma luntang-lantung entah kemana.
Itu karena kalian tidak melakukan apa yang menjadi kesenangan kalian!

Kalo kalian senang menulis, maka menulislah!
Melukis, maka melukislah!
Menari, maka menarilah!

Kalian suka traveling?
Spontanitas aja langsung pergi ke suatu negara random seperti Mauritius atau Cape Verde!
Kalian suka bermusik?
Kenapa nggak bermusik aja secara professional?
Suka main bola? Basket? Snow Boarding?
Fashion designer? Naturalist? Filosofis?
Tukang ukir berhala? Dukun santet? Tukang kerok keliling?
Pemburu hantu? Guru besar Pencak Silat aliran Macan Sembelit?
Apapun deh!

Kata siapa kalian ga akan bisa hidup layak kalo kalian cuma begitu aja?
Memangnya hidup itu dinilai dari berapa uang yang kalian dapat tiap bulan?
Hidup itu hanya bernilai ketika kalian enjoy menjalaninya!
Dan kalian nggak akan tahu sampai mana batas kalian hingga kalian menjalaninya!
Kalo kata guru Marketing & Management gue, Mrs. Marie:
"You don't know the limit of your abilities until you put it up to the test!"

Selagi kalian masih muda, temukanlah keahlian kalian sebelum terlambat!





6.) Jangan ambil foto untuk bergaya, tapi untuk kenangannya!

Gue tau ini agak berat bagi kalian yang masih alay dan baru mengenal instagram atau path atau apapun yang lain, tapi PLEASE!
Coba deh mengurangi kebiasaan ngambil foto narsis, selfie, barang ga jelas, makanan sebelum dimakan, minuman sebelum diminum, muntahan sebelum dimuntahkan dan semua hal-hal hipster lainnya!

Selain bikin orang iri, kalian juga cuma menuh-menuhin galeri kalian dengan foto yang nantinya akan di delete lagi!
Gue juga agak bingung sama anak muda jaman sekarang, orang tua itu mengajarkan berdoa sebelum makan, bukan berfotolah sebelum makan!

Coba deh, mulai dari sekarang, ambil foto untuk kenangan kalian sendiri.
Gausah pasang makeup tebel-tebel dan baju bagus-bagus.
Gausah bergaya bibir manyun atau fotonya dikasih tulisan macem-macem sok filosofis.

Berfotolah untuk kenangan kalian di masa depan.
Di waktu ketika kalian bisa bernyanyi "Ingatlah Hari Ini."
Foto yang menyimpan banyak cerita di dalamnya.
Yang ketika kalian tunjukkan kepada anak-anak kalian, kalian bisa berkata:
"Kamu harus denger cerita mama/papa! Ini dulu waktu mama/papa masih muda...."

Sebuah foto yang bisa menginspirasi orang lain, bercerita, berbagi...

















Masih banyak hal yang perlu lo lakukan sebelum terlambat!
Ngecat rambut lo warna aneh kaya biru langit atau ijo lumut
Naik panggung untuk stand up comedy atau nyanyi di depan umum
Putusin atau break dulu dari pacar lo yang sekarang dan rasakan enaknya kebebasan sebelum cincin kawin di jari manis lo
Sekali aja coba kerasukan atau ngeliat makhluk halus
Pelihara seekor atau banyak ekor binatang
Beli satu barang yang mahal banget dan lo tau lo gabisa beli lagi kecuali lo udah sukses
Kubur time capsule dan buka 30 hingga 40 tahun dari sekarang
Berbuat nakal senakal-nakalnya, tapi tanggung jawab dan ga pernah melakukannya di kemudian hari (Sumpah, daripada pas tua kalian nakal itu susah lho!)

Dan banyak hal-hal lainnya yang Cihi dan Lala banget deh!
Intinya, selagi lo masih muda! Gunakan waktu lo sebaik mungkin!
Dan semoga setelah lo baca posting ini, lo ga akan menghabiskan waktu lo di internet lagi dan males-malesan di kamar!
Enjoy your youth, people!