Hati dan Idealisme Kita yang Dulu Janggal

Mari kita duduk bersama
Letakkan hati diatas meja
Dan bicara tentang cinta

Jika kau tak punya
Kan kubagi sepotong
Dan kita bisa makan dalam damai

Aku membutuhkanmu
Karena kita berbeda
Jika kau bunuh aku
Kau kan hidup merana




Seiring berjalannya waktu, kita akan lepas dari yang namanya cinta-cinta monyet, kisah kasih di sekolah atau cinta-cinta teenlit lainnya yang terasa superficial, tapi menyenangkan. Cinta-cinta yang masih idealis, dimana perasaan adalah segalanya dan pasangan kalian menjadi salah satu makhluk hidup yang tak bisa kalian lepas begitu saja.

Banyak dari kisah cinta ini yang membuat kita sering kali berkorban hanya untuk mempertahankan hubungan itu. Banyak juga yang berpikir bahwa cinta pada saat ini adalah hal yang begitu serius hingga menjadi prioritas dalam hidup kalian. Hingga banyak dari kalian yang belum putus atau bahkan bermimpi untuk langsung menikah setelah kalian menyelesaikan pendidikan kalian.

Walau belum 100 persen, kalian rela melakukan apapun demi pasangan kalian. Kalian tetap tabah walau kadang jarak diantara kalian berjauhan, kalian tetap saling menyayangi walau mungkin keyakinan kalian berbeda, bahkan kalian kuat menahan betapa sakitnya diselingkuhi. Masa-masa inilah dimana kalian begitu rendah hati mau memberikan seluruh hati kalian, walau tak ada jaminan bahwa hati kalian akan kembali dalam keadaan tak tergores.




Namun, beberapa dari kita akan lepas dari tahap tersebut. Kadang dengan pengalaman yang begitu indah, tapi kadang juga begitu pahit. Sedikit lebih tua, sedikit lebih bijaksana.

Setelah akhir kisah cinta kita yang idealis, banyak dari kita yang akan memutuskan untuk hidup sendiri. Mencoba bergulir dengan kehidupan, mencari pengalaman baru dan kesibukan baru sebagai cara untuk move on dari pasangan kita yang telah pergi. Kita akan menemukan hobi baru, teman baru dan pengalaman yang juga baru.

Masa-masa inilah dimana kita akan mempelajari sedikit lebih dalam tentang diri kita sendiri. Mencari jati diri, mencoba mencari arti hidup kita sendiri. Banyak dari kita yang akan sadar bahwa umur kita masih begitu muda. Masih banyak yang harus dialami, dinikmati, dipelajari, dikunjungi dan dilalui.

Seiring dengan berjalannya, kita akan menjadi sedikit lebih egois. Terbiasa hidup sendiri akan membuat kita menjadi lebih fokus dengan diri kita sendiri. Kita akan lebih mementingkan pendidikan dan kesuksesan kita sendiri. Kita akan mencari lebih banyak teman untuk diri kita sendiri. Melakukan segala hal yang kita inginkan dan pergi ketempat manapun yang kita impikan. Dan disanalah dimana kita sudah mulai menemukan arti hidup kita sendiri, dan mencoba untuk berjalan menggapainya sendiri.




Lalu, akan ada saat dimana Tuhan akan sedikit bermain-main dengan hati kecil kalian yang kini sudah berdebu. Akan ada seseorang yang cukup istimewa datang mengetuk pintu kehidupan kalian, mencoba berbagi ruang disisi kalian, dan mungkin meminjam hati kalian yang sekarang lebih sering menyendiri, untuk dibawa bermain-main dengan romantika cinta dan asmara.

Disaat seperti ini, kalian akan bingung. Tergugah dan tersipu. This is the time when you don't mind being single, but it's nice to have someone to fill your life. Disaat inilah kalian akan memiliki konflik batin antara kenikmatan hidup sendiri dan perhatian dari seseorang yang selama ini tak ada dalam hidup kalian. Disinlah masa-masa dimana kalian akan berkata "jalanin dulu aja".

Kenapa jalanin dulu aja? Karena kalian bingung. Di satu sisi, kalian ingin memiliki komitmen, tapi kalian takut untuk jatuh ke lubang yang sama dan kalian masih menikmati hidup sendiri. Disisi lain, kalian ingin tidak berkomitmen, tapi dalam hati kalian ingin memiliki dirinya dan cemburu bila dia bersama orang yang lain.




Namun, pada akhirnya kalian harus bersikap dewasa. Jalanin dulu aja tidak akan menyelesaikan masalah. Pada akhirnya kalian harus memilih: apakah perasaan itu begitu nyata hingga hidup akan terasa lebih baik bagi kalian untuk berkomitmen dan meminjamkan hati kalian sekali lagi; atau apakah ego kalian begitu besar hingga hidup akan terasa lebih indah bila dijalani seorang diri?

Ini hidup kalian, ini hati kalian dan ini masa depan kalian. Pilihlah satu jalan yang tak hanya membuat kalian tersenyum ketika menjalaninya, tapi juga tersenyum ketika kalian telah melaluinya...


Quote of the Day #4

I am sorry for being unable to update my blog recently. Exams and projects come and go, and as a part-time student and a full-time professional (*disodok*), I am currently a bit busy straightening my life into a better path.


Now, before another main post coming up, I present to you another series of #QuoteoftheDay. Hopefully, it will cheer you up when the wheels of life is going down the hill.

Yang lagi ujian, semangat! Kalo nyerah belajar, beli cincin aja, datengin anak orang kaya terus langsung teriak "Buruan kawinin daku, daku bosan hidup merana, tanpa uang dan arah tujuan yang jelas!" *sambil kasih cincin*




#sekilaskode
Ibarat seorang manusia sedang jatuh hati dengan seorang manusia lain, maka dia akan bertingkah laku sedikit berbeda daripada biasanya, untuk mencoba menyampaikan perasaannya tapi malu-malu anjing. Contohnya: pasang lagu di path berharap ada yang meninggalkan sepotong hati untuk dirinya, komen yang aneh-aneh di postingan orang berharap ada yang baca komennya. Atau ada yang hardcore sampe kentut di depan orangnya berharap orangnya sadar bahwa kentut itu ada maksudnya. #apasih

Nah, hal-hal klise seperti inilah yang termasuk sebagai #sekilaskode. Sekilas kode ini menjadi sebuah harapan bagi kita, dan menjadi sebuah sinyal bagi mereka, agar mereka bisa memahami apa yang kita rasa. Tapi, terkadang kode-kode ini tidak tertangkap oleh radar mereka dan hanya menjadi gelombang-gelombang perasaan yang berhamburan di udara, menguap bersama harapan kita yang tak kunjung jadi nyata...


Kenyang Bego
Misal lo makan malem di warung tenda pinggir jalan, lo pesen nasi uduk porsi dua orang, pecel lele dua ekor, ayam goreng dua potong, tahu tempe dua pasang, lengkap sama lalapan dan sambel satu mangkok plus es teh manis satu gelas. Selesai makan, lo diem doang nggak mau beranjak kemana-mana. Badan lo lemes, mulut lo capek ngunyah, perut lo berat banget buat diangkat, sekujur tubuh keringet dingin gara-gara kepedesan dan pantat lo udah anget banget gamau lepas dari posisi duduk lo.

Menurut para pakar, ini adalah beberapa gejala bahwa lo kenyang bego. Biasanya lo bakal lanjut ngobrol, istilahnya "biar makanannya turun dulu". Atau lo nambah satu gelas es teh lagi, cuma alibi biar bisa duduk lebih lama. Atau, ada juga yang sebat dulu, langsung nyalain rokok terus berhembus asep ampe lama ditungguin ga kelar-kelar. Inilah penyakit-penyakit orang indo jaman sekarang, kenyang bego.


Besokitis
Kata-kata mutiara ini gue dapet dari seorang motivator handal yang bernama Trihartono. Sekilas tentang Trihartono, dulu beliau adalah peternak ikan lele dumbo. Dan selama 10 tahun menggeluti usahanya, beliau tidak mengalami kemajuan signifikan dalam kehidupan finansialnya. Tapi akhirnya, bapak Trihartono berniat untuk mengganti kebiasaan hidupnya, dan sekarang sudah menjadi pengusaha sukses di kampungnya. Simak kisah sukses beliau di video dibawah ini (skip to 1:20).




Kembali ke soal besokitis. Pak Trihartono mengajarkan kita semua untuk tak pernah menunda-nunda pekerjaan. Menurut beliau, penyakit orang Indonesia jaman sekarang adalah Besokitis, alias besok besok besok terus (literal translation: procrastination). Beliau yakin, bahwa inilah penghalang terbesar manusia untuk bisa sukses. Beliau selalu berkata "Disaat orang masih tidur, kalian harus bangun duluan! Disaat orang bangun, kalian harus berdiri duluan! Disaat orang berdiri, kalian harus berlari!" Sukses terus, Pak Trihartono! Salam Ora Umum!


#GabisaGiniTerus #TapiTahanLama #LemesinJanganDilawan
Tiga kata rayuan setan inilah yang menjadi penghambat gue selama semester ini! Misalkan gue harusnya belajar, tapi temen-temen ngajakin nongkrong, terus karena nggak enak, gue ikutan dengan maksud langsung pergi abis sejam atau dua jam. Tapi, karena temen gue emang keturunan setan semua, alhasil keenakan deh gue nongkrong, lewat sejam dua jam tiga jam, sampe pagi akhirnya baru pulang. 

Pas akhir-akhir, gue selalu menyesal dan bilang "Wah! #gabisaginiterus!" Tapi, ternyata gue keterusan selalu aja mau dirayu sama temen-temen gue yang setan. Ketika gue bilang #gabisaginiterus, mereka akan jawab #tapitahanlama kan? Dan ketika gue udah ogah-ogahan, mereka akan selalu bilang #lemesinjangandilawan, begitu ujar mereka, agar gue bisa lebih menikmati keenakan dan keasyikan yang ada...

P.S. Ketiga quotes ini juga apply ke berbagai macam hal yang berbau aneh lainnya. Tergantung imajinasi kalian sampe mana.....