Sejak lahir, gue udah tau kalo diri gue ini punya bakat terpendam.
Dokter-dokter pada heran, gue moonwalk keluar rahim nyokap gue...
Kata nyokap gue, darah seni gue mengalir deras di dalam tubuh gue.
Dokter-dokter pada heran, darah gue cat minyak warna ijo daun...
Ketika bayi-bayi yang lain tidur, gue baca Shakespeare
Ketika bayi-bayi yang lain nangis, gue dakwah cari pengikut
Ketika bayi-bayi yang lain nyusu sama nyokapnya, gue nyusu sama suster gue
Seiring tumbuh menjadi bocah tampan, kelakuan gue makin menunjukkan gejala-gejala aneh
Dan ketika gue masuk SMA, gue nggak kuat lagi!
Jiwa seni yang terpendam dalam lubuk hati gue menyeruak untuk keluar!
Dan saat itulah gue bergabung dengan TETANUS!
Cocok dengan namanya, TETANUS itu sebuah kelompok rehabilitasi buat anak-anak yang terinfeksi bakteri tetanus.
Ada yang badannya ketusuk bambu runcing karatan, ada yang kesuntik jarum karatan, ada juga yang hobi makan besi karatan.
Dan gue? Gue ikutan gara-gara muka gue karatan...
Oke, bukan itu yang gue maksud
TETANUS itu singkatan dari Teater Taruna Nusantara
Sekumpulan bocah-bocah transgender yang percaya bahwa diri mereka spesial dan rela melakukan apa saja diatas panggung!
Sebelum masuk Tetanus, kita harus mengucapkan sumpah serapah yang harus kita taati!
Berani malu! Berani dipermalukan! Berani mempermalukan!
Dengan modal muka Johnny Deep dan nyali segede rumah gadang, gue ikhlas masuk Tetanus!
Dan hingga sekarang, gue menjadi salah satu aktor legendaris di masa SMA gue!
Kayak Clark Gable di Gone with the Wind!
Berikut adalah peran-peran yang pernah gue lakukan!
1. Komandan Simanjuntak
Temanya adalah cinta disela-sela perjuangan kemerdekaan.
Seorang prajurit yang sedang mengikuti latihan militer jatuh cinta dengan seorang wanita di pasar.
Gue adalah seorang Komandan Batak (yang ganteng dan gagah) yang melatih prajurit tersebut.

Favorite catchphrase:
"Alexander Van Swimming Pool? Macam saudagar kolam renang kau ni!" *aksen batak*
"Satu! Dua! Alah, kau push up macam siput kawin!" *aksen batak*
2. Raja Hiyung Mandraguna
Entah ini tokoh absurd dari cerita absurd mana.
Intinya, dia adalah raja Jawa kuno yang arogan dan kejam (tapi tetep ganteng dan gagah) yang tidak setuju putrinya dikawini sama pemuda biasa.
Walaupun bertema komedi, kita memadukan ceritanya dengan unsur gamelan.
Gue jadi berasa main ketoprak humor gitu kan.
Tiap kali gamelan bunyi, semua harus bergoyang. Tapi gue anti mainstream, gue moonwalk sambil kayang!
Favorite catchphrase:
"Iyung! Iyung! Iyung! Iyung!" (semacam teriakan minta tolong gitu pake bahasa Nigeria)
3. Yuri Girl's Generation
Ini adalah peran yang paling gue sesali seumur hidup gue...
Ceritanya adalah Indonesia Mencari Bakat.
Gue dan tiga pemuda lainnya pengen ikutan.
Dengan hebatnya, kita berempat nari-nari diiringi lagu Gee dari Girl's Generation...
Sumpah, gue merasa terhina...
Gue dengan sangat berat hati masang foto gue disini...
Tapi, setelah gue liat-liat, gue ganteng juga jadi transgender...
Favorite catchphrase:
"Gee gee gee gee... Baby baby baby..." *suara maskulin*
4. Prajurit PKI
Tiap tanggal 30 September, sekolah gue rajin menggelar drama tentang kekejaman G30S/PKI
Kali ini bener-bener suasana teaterikal-nya ada
Suasananya serem banget karena semua lampu dimatiin
Kita bermain dalam gelap dengan paduan suara yang menyanyikan lagu gugur bunga
Konon katanya, pada drama tahun-tahun lalu, pemain drama dan paduan suara suka nambah jumlahnya jadi keliatan banyak, tapi kita nggak bisa liat muka mereka karena gelap total
Dengan suasana mistis, gue berdoa dan melakukan semua yang udah dilatihkan
Syukur aja nggak ada kejadian aneh, cuma ada kaca yang pecah karena ditabrak seseorang
Favorite catchphrase:
"Mana Ahmad Yani! Dimana Ahmad Yani!"
5. Dewi Sinta - Sutradara
Kalian pasti familiar dengan kisah epik Ramayana
Mengisahkan antara sepasang kekasih, Rama dan Dewi Sinta
Dewi Sinta kemudian diculik oleh Rahwana yang menginginkan dirinya
Kemudian terjadilah peperangan hebat antara kerajaan Ayodya milik Rama dengan kerajaan Alengka milik Rahwana
Nah, kelas gue membuat cross over dari cerita ini
Dan gue, sebagai sutradara, berhasil membawa kelas gue juara satu English Night event dengan drama musikal ini!
Selain jadi sutradara, gue kembali berperan sebagai tokoh transgender
Mengikuti kesuksesan gue sebagai Girl's Generation, gue dipaksa menjadi tokoh wanita lagi
Gue pun harus bela-belain pake korset, eyeliner dan masukin buntelan kain ke dada gue...
Sumpah, muka gue mirip ondel-ondel kena minyak gorengan...
Favorite catchphrase:
"*suara cempreng* Aku bukan Dewi Sinta. Aku adalah... *suara maskulin* REINALDY!"
6. Dalang - Sutradara
Kali ini temanya Opera Van Java dengan cerita Malin Kundang
Karena merasa sudah cukup terkenal menjadi tokoh-tokoh besar, gue agak mundur kebelakang menjadi figuran
Gue cuma mengambil posisi Eko Patrio sebagai dalang
Tanpa banyak basa-basi, penonton masih tertawa melihat sarung gue yang melorot...
Favorite catchphrase:
"Jangan kemana-mana, tetap di Opera Van... Tarnus!"
Dengan banyak sepak terjang di akting, nyokap gue menawarkan gue untuk gabung di FTV
Tapi, gue takut ntar ujung-ujungnya gue main di film Pocong Perkosa Kuntilanak Pake Gayung Mandi barengan sama bintang porno entah darimana.
Mungkin aja ntar dapet bintang porno transgender dari pedalaman Afrika
Disini, di negeri kangguru, karier teater gue masih berjalan
Gue dapet pelajaran drama dan melakukan beberapa karakter lagi
Contohnya adalah seorang
Frankenstein yang melakukan monolog
Dan yang paling hardcore adalah permainan gue di drama terakhir
Gue menjadi setidaknya empat tokoh dalam satu drama!
Mulai dari
Pangeran, Pengawal istana, pohon yang bisa bicara dan
mirror on the wall!
Walaupun bukan sutradara, gue mencoba aksi gue di sound engineer dan menghadirkan banyak sound effect yang lucu serta menarik!
Banyak orang yang bertanya kepada gue
Kok lo mau sih mempermalukan dan menghina diri lo sendiri?
Seperti yang gue lakukan di beberapa drama gue dan juga di dalam blog gue
Well, to be honest
I like to insult myself. Because sometimes everyone else are just too sensitive to be insulted.
Gue seneng membuat orang tertawa, dan orang itu paling seneng kalo ngeliat orang lain tersiksa
Daripada gue menghina dan menyiksa orang lain dan mereka marah, terus nggak ikhlas, terus gue dosa dan masuk neraka
Mendingan gue menghina diri gue sendiri. Selain orang lain tertawa, gue juga ikhlas kan?
Hidup itu cuma sekali
Kenapa nggak buat hidup lo berwarna dan seru setiap harinya?
Ohya, video gue nari SNSD-nya nyusul yah
Entah kenapa nggak bisa gue upload
Mungkin untuk mencegah orang-orang tidak berdosa tercemar bakteri K-Pop...