Ini video gue dan teman-teman gue goyang SNSD yang ketinggalan!
Hahahaha!
Kampret banget, kenapa gue masukin sini sih?
Lo kalo perhatiin, goyangan gue yang paling melambai-lambai
Mirip pocong karate sambil senam SKJ!
Goyangan pinggul gue memikat kaum homoseksual Pakistan!
Sorry kalo kualitas video gue agak nge-blur
Itu buat mencegah muka gue diliat publik
Waktu itu, make up gue mirip Kiki Fatmala lagi hamil!
Ohya, karena ini agak eksplisit
Gue saranin, anak umur 10 tahun kebawah jangan sampe liat!
Ntar dia berubah orientasi seksual!
Yang dulunya cowok jadi transgender
Yang dulunya cewek jadi hemaphrodit
Last, but not least, enjoy!
Selamat menikmati siksaan neraka!
Sejak lahir, gue udah tau kalo diri gue ini punya bakat terpendam.
Dokter-dokter pada heran, gue moonwalk keluar rahim nyokap gue...
Kata nyokap gue, darah seni gue mengalir deras di dalam tubuh gue.
Dokter-dokter pada heran, darah gue cat minyak warna ijo daun...
Ketika bayi-bayi yang lain tidur, gue baca Shakespeare
Ketika bayi-bayi yang lain nangis, gue dakwah cari pengikut
Ketika bayi-bayi yang lain nyusu sama nyokapnya, gue nyusu sama suster gue
Seiring tumbuh menjadi bocah tampan, kelakuan gue makin menunjukkan gejala-gejala aneh
Dan ketika gue masuk SMA, gue nggak kuat lagi!
Jiwa seni yang terpendam dalam lubuk hati gue menyeruak untuk keluar!
Dan saat itulah gue bergabung dengan TETANUS!
Cocok dengan namanya, TETANUS itu sebuah kelompok rehabilitasi buat anak-anak yang terinfeksi bakteri tetanus.
Ada yang badannya ketusuk bambu runcing karatan, ada yang kesuntik jarum karatan, ada juga yang hobi makan besi karatan.
Dan gue? Gue ikutan gara-gara muka gue karatan...
Oke, bukan itu yang gue maksud
TETANUS itu singkatan dari Teater Taruna Nusantara
Sekumpulan bocah-bocah transgender yang percaya bahwa diri mereka spesial dan rela melakukan apa saja diatas panggung!
Sebelum masuk Tetanus, kita harus mengucapkan sumpah serapah yang harus kita taati!
Berani malu! Berani dipermalukan! Berani mempermalukan!
Dengan modal muka Johnny Deep dan nyali segede rumah gadang, gue ikhlas masuk Tetanus!
Dan hingga sekarang, gue menjadi salah satu aktor legendaris di masa SMA gue!
Kayak Clark Gable di Gone with the Wind!
Berikut adalah peran-peran yang pernah gue lakukan!
1. Komandan Simanjuntak
Temanya adalah cinta disela-sela perjuangan kemerdekaan.
Seorang prajurit yang sedang mengikuti latihan militer jatuh cinta dengan seorang wanita di pasar.
Gue adalah seorang Komandan Batak (yang ganteng dan gagah) yang melatih prajurit tersebut.
Ini adalah peran yang paling gue sesali seumur hidup gue...
Ceritanya adalah Indonesia Mencari Bakat.
Gue dan tiga pemuda lainnya pengen ikutan.
Dengan hebatnya, kita berempat nari-nari diiringi lagu Gee dari Girl's Generation...
Sumpah, gue merasa terhina...
Gue dengan sangat berat hati masang foto gue disini...
Tapi, setelah gue liat-liat, gue ganteng juga jadi transgender...
Favorite catchphrase:
"Gee gee gee gee... Baby baby baby..." *suara maskulin*
4. Prajurit PKI
Tiap tanggal 30 September, sekolah gue rajin menggelar drama tentang kekejaman G30S/PKI
Kali ini bener-bener suasana teaterikal-nya ada
Suasananya serem banget karena semua lampu dimatiin
Kita bermain dalam gelap dengan paduan suara yang menyanyikan lagu gugur bunga
Konon katanya, pada drama tahun-tahun lalu, pemain drama dan paduan suara suka nambah jumlahnya jadi keliatan banyak, tapi kita nggak bisa liat muka mereka karena gelap total
Dengan suasana mistis, gue berdoa dan melakukan semua yang udah dilatihkan
Syukur aja nggak ada kejadian aneh, cuma ada kaca yang pecah karena ditabrak seseorang
"*suara cempreng* Aku bukan Dewi Sinta. Aku adalah... *suara maskulin* REINALDY!"
6. Dalang - Sutradara
Kali ini temanya Opera Van Java dengan cerita Malin Kundang
Karena merasa sudah cukup terkenal menjadi tokoh-tokoh besar, gue agak mundur kebelakang menjadi figuran
Gue cuma mengambil posisi Eko Patrio sebagai dalang
Tanpa banyak basa-basi, penonton masih tertawa melihat sarung gue yang melorot...
Favorite catchphrase:
"Jangan kemana-mana, tetap di Opera Van... Tarnus!"
Dengan banyak sepak terjang di akting, nyokap gue menawarkan gue untuk gabung di FTV
Tapi, gue takut ntar ujung-ujungnya gue main di film Pocong Perkosa Kuntilanak Pake Gayung Mandi barengan sama bintang porno entah darimana.
Mungkin aja ntar dapet bintang porno transgender dari pedalaman Afrika
Disini, di negeri kangguru, karier teater gue masih berjalan
Gue dapet pelajaran drama dan melakukan beberapa karakter lagi
Contohnya adalah seorang Frankenstein yang melakukan monolog
Dan yang paling hardcore adalah permainan gue di drama terakhir
Gue menjadi setidaknya empat tokoh dalam satu drama!
Mulai dari Pangeran, Pengawal istana, pohon yang bisa bicara dan mirror on the wall!
Walaupun bukan sutradara, gue mencoba aksi gue di sound engineer dan menghadirkan banyak sound effect yang lucu serta menarik!
Banyak orang yang bertanya kepada gue
Kok lo mau sih mempermalukan dan menghina diri lo sendiri?
Seperti yang gue lakukan di beberapa drama gue dan juga di dalam blog gue
Well, to be honest
I like to insult myself. Because sometimes everyone else are just too sensitive to be insulted.
Gue seneng membuat orang tertawa, dan orang itu paling seneng kalo ngeliat orang lain tersiksa
Daripada gue menghina dan menyiksa orang lain dan mereka marah, terus nggak ikhlas, terus gue dosa dan masuk neraka
Mendingan gue menghina diri gue sendiri. Selain orang lain tertawa, gue juga ikhlas kan?
Hidup itu cuma sekali
Kenapa nggak buat hidup lo berwarna dan seru setiap harinya?
Ohya, video gue nari SNSD-nya nyusul yah
Entah kenapa nggak bisa gue upload
Mungkin untuk mencegah orang-orang tidak berdosa tercemar bakteri K-Pop...
Nothing really matters. Anyone can see. Nothing really matters. Nothing really matters to me. Anyway the wind blows... - Bohemian Rhapsody by Queen.
Entah kenapa gue tiba- tiba ngerasa kangen banget dengan teman-teman SMA gue.
Dan sebagai pernghormatan buat mereka, gue mau mencoba berdongeng sebuah kisah klasik tentang kita.
Ejieeee...
Sedih amat ya bacanya...
Sebelumnya, gue harus perkenalkan dulu dengan asrama kelas 12 gue! Graha 6!
Dari banyak penghuni asrama paling ujung, bau menyan, sarang penyamum transgender dan babi kayang, ada beberapa orang yang jadi anak gaul kamar mandi.
Gitu deh, yang hobinya mandi 5 jam sambil ngelus-ngelus temen disampingnya
Dan gue akan memperkenalkan beberapa anak gaul kamar mandi, biar ceritanya makin nyambung!
Yang pertama adalah, pria muka simpanse tanah abang, Bibo.
Pria impor dari Sudan yang sekarang jadi mahasiswa UNPAD ini sudah mengalami jutaan halangan dan rintangan yang disebabkan oleh mukanya.
Kabar terakhir yang gue dapet katanya dia pengen nebelin bibir pake ban dalem.
Anyway, kembali ke cerita!
Sebagai anak gaul kamar mandi, kita paling hobi mandi diantara seluruh penghuni asrama!
Kalo lagi gatel, kita bisa mandi 7 kali sehari. Tapi, Rezky sama Topik suka aneh!
Kalo lagi maniak, Rezky bisa mandi 14 kali sehari. Tapi, kalo Topik lagi maniak, dia langsung nggak mau mandi, kadang sampe sebulan lamanya!
Sebagai anak gaul kamar mandi, kita juga paling sering nongkrong di pojokan WC!
Entah kenapa, bau septic tank sangat menggairahkan kami. Tapi, Rezky sama Topik suka aneh!
Kalo lagi maniak, Rezky bisa mabok sampe kejang-kejang nyium bau septic tank. Tapi, kalo Topik lagi maniak, dia suka ngguyur dirinya sendiri dan mencoba masuk ke septic tank!
Sebagai anak gaul kamar mandi, kita nggak pernah punya peralatan mandi!
Dengan bermodalkan gayung, sikat gigi dan handuk kita langsung masuk kamar mandi. Karena kita preman kamar mandi, kita paling sering malakin sabun, odol, shampo, obat cuci muka sampe deterjen dan softener!
Tapi, Rezky sama Topik suka aneh!
Kalo lagi maniak, Rezky suka minum air rendaman deterjen. Tapi, kalo Topik lagi maniak, Topik suka makan sabun!
Suatu sore, di sebuah hari yang cukup cerah, gue bangun dari tidur siang gue yang cukup merefleksikan.
Hahahaha! Merefleksikan! Apa coba bahasa gue?
Setelah bangun, gue tidur lagi...
Beberapa menit kemudian, gue bangun dari tidur siang gue yang cukup mencerahkan.
Hahahaha! Mencerahkan! Nggak lulus UN Bahasa Indo gue!
Setelah bangun, gue tidur lagi...
Beberapa menit kemudian, gue bangun dari tidur siang gue yang cukup mengkonsolidasikan.
Hahahaha! Mengkondolisasikan! *ditampar roommate*
Setelah bangun, gue ambil gayung, sikat gigi sama handuk dan menuju tempat nongkrong gue.
Di kamar mandi, tongkrongan gue udah lengkap.
Lalu, gue masuk kamar mandi dan mengawali ritual kita sehari-hari.
Anak gaul kamar mandi emang paling suka nyanyi bareng di kamar mandi dan ini udah jadi ritual kita bersama hampir setiap hari...
Lulusan kamar mandi graha 6 pasti suaranya bagus deh! Apalagi Rezky yang suaranya mozaik abis!
Gue: Mari kita awali mandi kita hari ini dengan lagu dari Queen berjudul Bohemian Rhapsody...
Bibo: Drum duruuumm duruuuuruuuruuummm... *niruin suara drumroll* *bibir pecah-pecah*
Semua: Is this a real life? Is this just fantasy? Caught in a landslide. No escape from reality....
Dan kita menyelesaikan intro dari lagu Bohemian Rhapsody. Kemudian...
Rezky: Tummm tum tum tum tum... *niruin suara piano Bohemian Rhapsody* *ludah belepotan*
Semua: Mama... Just killed a man... Put a gun against his head, pull the trigger now he's dead...
Topik : Bundo... I am jomblo... Put a girl against my head, pull her clothes and now I'm dead...
Semua: *hening sejenak* *bakar topik*
Singkat cerita, kita hampir menyelesaikan bagian yang pake piano...
Semua: Mama! Oooh! I don't wanna die! Sometimes wish I'd never been born at all...
Gue & Bibo: Tiuuuiiitttt... Tuuuiiiittt... Tuuuurururuuuu tuuuururuuuiiittt... Tutururuiiittt... Tuttuuruuu tuttuuruuu... *niruin solo gitar* *bibir bibo meledak*
Semua: I see a little silhouetto of a man. Scaramouche, scaramouche, will you do the fandango
Farid : Asep si mambu, silet haji iman. Sakarepmu, sakarepmu, will you eat wafer tango
Semua: *hening sejenak* *tombak farid*
Semua: Galileo! Galileo! Galileo! Galileo figaroooooo! Magnificooooo!
Topik: Aku jomblo! Aku Jomblo! Aku jomblo! Aku jomblo! Aku jomblo ya Bundooo! Makan opooo?
Semua: *hening sejenak* *mutilasi topik*
Dan tanpa kita sadari, satu kamar mandi sudah bernanyi dengan kita dengan ritme dan nada-nada yang mirip dengan Bohemian Rhapsody, walaupun tanpa musik. Sambil tetap mengguyur dan sabunan...
Semua: Bismillah! No, we will not let you go!
Gue: Let me go!
Semua: Will not let you go!
Ilman: Yo ora popo!
Semua: Will not let you go!
Hedi: Berisik lo semua! Kampung!
Semua: No! No! No! No! No! *sambil nusuk hedi*
Rezky: Oh mamamiaaaa mamamiaaa let me go!
Semua: Miaaaa! Belzeebub has a devil put aside on me, on me, ON MEEEEEEEEE!!!!!!! *tembok kamar mandi bergetar*
Bibo: *naik bak mandi* Tuiiittt... Trum tumtum turum turum... Trum tumtum turum turum... *ngikutin suara riff gitar*
Semua: So you can stone me and spit in my eyes??? So you think you can love me and live to die??? Oooohhh... Baby... Can't do this to me, baby... Just gotta get out, just gotta get right outtta here...
Kemudian semua orang di kamar mandi langsung memainkan orkestra bagian terakhir dan di akhiri dengan sebuah line...
Semua: Nothing really matters. Anyone can see. Nothing really matters. Nothing really matters to me. Anyway the wind blows...
Dan suasana kamar mandi tak pernah seriuh itu sejak 20 tahun didirikan...
Tepuk tangan dimana-mana!
Suara gayung berkali-kali ditumbukkan ke bak mandi!
Suara cipratan air, ember yang dipukul, sikat cuci yang digosok!
Semua menyatu padu mengakhiri konser sederhana kami!
Walau hanya bersuara dari mulut, konser kami mengundang 33 jiwa untuk bernyanyi bersama!
Dan tak ada melodi yang lebih baik dari melodi yang kami dengar sore itu...
Melodi persahabatan...
Mari kita berpeluk bersama
Jatuhkan air mata bahagia
Dan bicara tentang kita
Jika kau tak rela
Aku kan selalu ada
Di dalam kenanganmu yang paling dalam
Aku tahu
Kita harus berpisah
Meninggalkan yang lalu
Menuju harapan yang baru
Berikut adalah foto-foto yang membuat cerita tentang kehidupan SMA gue...




































