Northern Star and Positive Relationship

She has a big round eye. A nose that protrudes. A lip that glitters.
But, it wasn't her appearance, no...

She introduced me to Prince, Chic and George Benson.
Basically, any black artist out there between 70's and the 80's.
We would hunt vinyls together.

She told me to wake up early, but still bought a pizza over the weekend.
She loves going out, but hates dragging me back in.
She said she's not good at life sometimes, 
but she magically does anything better than me.

She's traditional. Conservative sometimes, but loves new ideas.
She had a strong principle.
A way to pursuit her happiness.
And she shares it with the world.

However,
She wasn't my final destination.
She was my Northern Star.



A good friend of mine suatu hari bilang ke gue, bahwa manusia hanya bisa jatuh cinta dua kali dalam hidup mereka. Yang pertama adalah seorang Cinta Sejati yang akan menemani lo seumur hidup lo. Yang kedua adalah 'the one that got away'.

Entah peneliti mana yang temen gue berhasil kutip tanpa menggunakan referensi. But, I do believe her. To a certain degree. Okelah, kita pasti punya seseorang yang harusnya bisa kita bawa untuk hidup bersama selamanya, tapi malah kabur entah kemana. Dan mungkin ada juga dari kalian yang 'the one that got away'-nya banyak, malah jadinya 'they who got away'. Kan sedih.

Nah, kalo menurut housemate gue, mereka yang pergi itu namanya Northern Star.




As we grow older, kita akan mulai menjalani yang namanya hubungan orang dewasa. Bukan, bukan hubungan dewasa yang gitu-gitu ya, bukan. Tapi, sebuah relationship yang dewasa dimana akan ada lebih sedikit drama dan lebih banyak usaha. Yang kerjaannya nggak gombal dan cemburuan doang, tapi actually do something together and make each other better. 

I mean, setiap hubungan harusnya ada tujuannya kan? To make it better than the previous one? To find someone better? To understand them better? To be better? Dan oleh karena itu, setiap hubungan harusnya diakhiri secara positif, right? Walaupun kalian berdua agree untuk meninggalkan satu sama lain, tapi setidaknya kalian belajar dan mendapatkan sesuatu dari mantan pasangan kalian.

Bisa masak dengan resep baru, contohnya. Mulai hobi ngoleksi buku atau kaset jaman dahulu. Took a class in photography. Belajar naik sepeda, bawa mobil, skateboard atau surfing. Jalan-jalan ke tempat-tempat baru, yang aneh, yang dingin, yang jauh dan yang nggak jelas, tapi seru.

Atau mungkin mendapatkan sedikit wejangan mengenai kehidupan in general. Bagaimana mantan kalian menginspirasi kalian dalam melihat kenyataan, mengambil keputusan dan menjalani kehidupan.

Dan seiring dengan berjalannya waktu, bukankah seharusnya kalian selalu berusaha menuju kearah yang positif di dalam kehidupan kalian? 




Didasari dengan semangat inilah, banyak dari kita yang berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dari sebuah relationship, dengan cara memberikan yang terbaik juga pada pasangan kita. However, kadang sebuah hubungan, mau seindah apapun, bisa berumur pendek. Tanpa ada tanda apa-apa, sebuah hubungan bisa berakhir begitu saja. Seorang pasangan yang merupakan individu yang begitu berarti bisa langsung jadi orang asing lagi dalam hidup kalian.

Namun, karena kalian berdua telah memberikan yang terbaik terhadap hubungan kalian, kalian mungkin merasa bahwa mantan kalian itu terlalu manis untuk dilupakan. #lagu

Dan kalian pun merasa bersyukur bahwa mantan kalian telah mengajarkan satu atau banyak hal yang begitu berguna dalam kehidupan ini, dalam bentuk sekecil apapun. Walaupun mungkin dia brengsek, mungkin dia telah mengajarkan bahwa kita tidak boleh memiliki pasangan seperti dia lagi di masa depan. Walaupun dia suka traveling dan have fun, mungkin kalian belajar bahwa terlalu banyak bermimpi dan bersenang-senang itu tidak baik bagi kalian.

Dan setiap positive relationship inilah yang akan memberikan kalian pengalaman yang berharga, serta menjadikan kalian lebih baik untuk menghadapi kehidupan yang berikutnya, karena kalian sudah banyak belajar dari hubungan kalian yang sebelumnya.




Dengan mengajarkan kalian sesuatu yang berharga, mereka yang got away telah memberikan sebuah pelajaran yang akan membantu perjalanan kalian menuju the one true love of your life.

Mereka adalah the Northern Stars. Bintang utara. Yang akan bersinar paling terang di malam hari dan menjadi penunjuk arah yang harus kalian tempuh untuk mencapai tujuan akhir kalian.

Mereka punya peran mereka masing-masing. Kecerahan sinar mereka tergantung dari seberapa positif-nya kontribusi mereka dalam kehidupan kalian. Dan bila kalian tersesat dalam mencari the one, pelajaran berharga dari merekalah yang akan bersinar dan membawa kalian kearah yang benar. Kalo nggak mendung ya, guys.




So, next time you think that she or he is the one that got away, remember that they didn't get away for good; they simply went among the stars and watch you from afar. 

And you can always wave at them and say hello sometimes, but always remember that they will never come close to you again.

Kisah yang Kini Pragmatis

The best thing that I liked about you
was your eyes
They tell a lot about how you see the world
How you see yourself
And how you see me
as myself

Unfortunately,
it was


It's that time of age. Kalian berpasangan. Sudah beberapa tahun belakangan. Basically, you guys are a good match. No, you guys are a great match! Si cewek nggak pernah menemukan cowok sebaik ini dalam hidupnya. He's educated, charming in sort of ways, punya tujuan hidup dan masa depan yang jelas, cukup perhatian dengan kebutuhan kalian, dan yang paling penting, setia. Well, setidaknya di mata kalian dia terlihat setia.

Si cowok pun demikian. Dia merasa pasangannya atraktif (re: presentable ke keluarga dan teman-teman), bisa menjadi teman bicara yang nyaman selama berjam-jam over a cheap bottle of wine, dan dia sendiri pun yakin bahwa wanita ini dapat menjadi seseorang yang bisa mendukung hidup, karier dan masa depannya. More or less, at least.

Now, here's the catch. Kalian berdua sudah cukup lama menjalin hubungan. TAPI, it's just not your time to get married. Baik salah satu pihak yang masih merasa belum siap, atau keduanya yang masih ingin bebas menikmati dunia masing-masing. However, kalian sudah pernah memikirkan hal ini sebelumnya: apakah pasangan saya yang sekarang sudah pas menjadi pasangan hidup saya?

Keep in mind that kalian berdua menganggap pasangan kalian yang sekarang adalah yang terbaik yang pernah kalian temukan.

But, what if one of you finds someone better?





Realistically speaking, di era yang serba bebas, realistis dan individualis ini, akan banyak manusia termasuk diri kalian sendiri yang memiliki kriteria tertentu untuk mencari pasangan hidup kalian. Seperti memilih mata kuliah, kalian pasti punya Core dan Complementary choice (examples below). Yang pada umumnya nggak pernah ada makhluk sesempurna itu di langit manapun yang bisa memenuhi semua kriteria kalian. But, they are few who come close.


For him. She has to be...
Core : Knowledgeable, sociable, supportive, caring, independent
Complementary : Great kisser, cultured, artsy, physically alluring

For her. He has to be...
Core : Leader, confident, loyal, educated, visionary, TALLER
Complementary : Funny, hugable, broad shoulder, handy, great cook


Sampai sejauh ini, pasangan kalian yang sekarang adalah yang terbaik yang pernah kalian dapatkan., walaupun dia belum memenuhi seluruh kriteria yang kalian harapkan. But still, sempat terbesit di dalam pikiran kalian untuk menjadikan pasangan kalian yang sekarang menjadi pasangan kalian untuk selamanya.

Tapi, jika suatu ketika semua bintang di rasi Sagitarius akhirnya ada dalam posisi tegak lurus satu sama lain dan menyebabkan reaksi berkesinambungan melalui gaya gravitasi dengan molekul hidrogen yang ada di permukaan bumi dan akhirnya membuat salah satu dari kalian menemukan orang lain yang lebih baik dari pasangan kalian saat ini, what will happen next?

Okay, moment of truth. Jatuh hati dengan seseorang yang lain bukanlah disebabkan karena rasi bintang yang tiba-tiba tegak lurus satu sama lain, tetapi karena pada dasarnya setiap orang secara subconsciously memiliki alternatif dalam pilihan pasangan hidup mereka (Baskoro, 2015). It might sound evil, but believe me, with the increasing trend of individualism among people nowadays, they will subconsciously think about the greater good for themselves. Walaupun masih banyak juga yang memiliki sifat deontological yang masih memikirkan tentang orang lain selain dirinya sendiri, sifat utilitarian akan lebih prevalent di dalam masyarakat pada umumnya.

Pandangan pragmatis inilah yang terjadi kepada manusia, dan mengertilah bahwa hal ini sangat normal. Kenapa? Karena secara biologis, manusia ingin mengejar survival rate dan productivity untuk menghasilkan keturunan yang lebih baik. Dan layaknya mahkluk lain pada umumnya, manusia akan merealisasikan hal ini dengan cara memilih pasangan hidup yang terbaik.

But seriously speaking, banyak orang yang memiliki alternatif pertama, kedua, ketiga bahkan keempat dalam menentukan pasangan hidup mereka. Bila kalian belum menyadari ini pada pasangan kalian, mungkin saja mereka tak ingin kalian tahu karena mereka tak ingin menyakiti hati kalian. Bahkan kalian sendiri mungkin pernah memiliki alternatif lain selain pasangan kalian. Dan kadang, bila si alternatif pertama tidak bisa mempertahankan tempatnya di posisi pertama, akan ada pilihan alternatif lain yang siap maju dan mengambil posisi pertama.

Dan akhirnya... Sebuah kisah yang telah lama ditulis, harus berhenti pada halaman terakhir.
Dan sebuah kisah baru akan mulai ditulis pada halaman pertama.




Lalu, bagaimana bila kalian adalah orang yang ditinggal?

One of the best relationship advice from my mom is to never love someone too much. Because when you do, it is harder to let go. Dan hingga detik ini, lebih banyak manusia yang gue temukan mengaplikasikan hal ini di dalam hubungan mereka. Because heartbreaks are more difficult to cure than bullet wounds. #anjay

Tapi, menurut gue, if you truly love someone, then let them go. Karena mencintai atau menyayangi seseorang itu berarti dapat melepasnya untuk mencari kebahagiaan dan jalan hidupnya sendiri. You don't have to be selfish and keep them for yourself.

Dan mengertilah, bahwa sebenarnya kalian benar-benar mencintai mereka bila kalian melepas mereka untuk mendapatkan jalan hidup yang lebih baik untuk diri mereka, which mungkin dalam hal ini adalah tidak bersama dengan kalian...




Dan bila memang alam berkehendak, bintang-bintang di rasi Virgo akan ada dalam posisi berseberangan satu sama lain dan akan menyebabkan medan magnet yang sangat kuat hingga menyebabkan beberapa unsur logam di bumi bereaksi terlalu hebat, bahkan zat besi didalam tubuh kalian yang akan menarik kalian menuju pasangan terbaik yang akan kalian temukan seumur hidup kalian...