A world without love
A place without hope
A beauty without kind
Such an endless jewel
Rare, brightly shining under the moon
Makes me dance with false dreams
Oh, let me be
For I have been failed so much
Just to hold her hand
My fallen angel
Good evening ladies and gentlemen
Malam ini, seorang Cebe sedang galau dengan amat sangat
Oleh karenanya, dia mendadak mau posting. Banget.
Okay, the first thing I want to say is:
Malem minggu kemaren gue ke Malioboro, Jogja!
Akhirnya, satnite pertama gue di Malioboro!
It was so freakin' awesome!
Walaupun dengan beberapa uang receh sisa di dompet tapi tetep semangat dong!
This is Malioboro Street, Yogyakarta
Gue dan beberapa temen gue makan di sebuah warung lesehan
Tau kan yang duduk sila trus makan pake tangan?
Pada pesen kepiting lah, ayam goreng lah, tahu tempe lah, es teh lah, jeruk lah
Dan akhirnya setelah sekian lama, GUE MAKAN PECEL LELE!
OH YEAH! *meleleh*
Now, this is the place we called Lesehan
Sembari makan, kita manggil seorang musisi jalanan alias pengamen
Untuk menemani santap malam kita hari itu
This is the Street Musician, he has a great voice and a nice guitar plays!
Nah, berhubung kita lagi di Jogja, gue request lagu Yogyakarta by Kla Project yang sempet terkenal tahun 90-an
Bagi yang belom pernah denger, coba klik disini
Lagu itu bener-bener pas buat menggambarkan suasana yang kita rasakan di kota Jogja pada malam itu
Mari gue tunjukkan sebait dari lagu itu yang menjelaskan indahnya suasana Jogja
Di persimpangan langkahku terhenti
Ramai kaki lima menjajakan sajian khas berselera
Orang duduk bersila
Musisi jalanan mulai beraksi
Seiring laraku kehilanganmu
Merintih sendiri
Di telan deru kotamu
Oke mari kita bedah bersama-sama nyanyian si pengamen tadi
Pada baris pertama 'Di persimpangan langkahku terhenti'
Yap, gue dan temen-temen gue berhenti di sebuah persimpangan tepatnya di Malioboro dan kita parkir mobil di sebuah ruko yang cukup sepi
Baris kedua dan ketiga, 'Ramai kaki lima menjajakan sajian khas berselera. Orang duduk bersila"
Yap, gue sedang menikmati 2 ekor lele gue yang digoreng super crispy dengan lalapan dan sambel super pedes sambil duduk sila!
Kurang apa coba?
Baris ke empat, 'Musisi jalanan mulai beraksi'
Pas banget! Si pengamen sebagai 'musisi jalanan' lagi enteng aja cari duit sambil nyanyi
Walaupun peluh membasahi ketek, mulut anyep belom ngerokok dan jari perih bergesekan sama senar gitar, si pengamen tetap tabah menjalani kerasnya hidup
Kemudian, sampailah nyanyian si pengamen pada baris itu
Baris yang membuat gue berhenti memakan lele gue
Baris yang membuat bulu kuduk gue berdesir
Baris yang membuat keringat gue berhenti mengucur
Baris yang menusuk dada gue jauh kedalam dan lebih dalam lagi
'Seiring laraku kehilanganmu, merintih sendiri, di tengah deru kotamu'
Sejenak dunia gue hening
Kemudian terdengar rintihan dari dalam sanubari yang tertusuk, menyeruak keluar tapi tak terucap di bibir, rintihan keheningan
Rintihan yang tak akan terdengar tersamar dalam deru kendaraan dan massa yang berjalan
Rintihan karena kehilanganmu...
Kapan terakhir kali seseorang menyentuh hati kecil ini?
Lama sudah berselang
Dan kini kembali rasa itu dalam dada
Merintih sendiri
Kehilanganmu
Selamat malam wahai pemirsa setia blog gue yang akan segera bangkrut ini!
Malam ini cukup menggenaskan bukan?
Yap, gue tahu besok hari senen dan kita semua harus sekolah.
Untuk menghibur lo semua yang sedang bergalau di malem senin ini, gue punya cerita nih!
So, sebagai anak asrama yang cukup tersiksa di kehidupan sehari-hari, kami sangat amat bersyukur kalo hari minggu bisa keluar untuk sekedar refreshing.
Dan keluarlah gue dengan temen gue yang dikenal sebagai 'Yang Megang Magelang'!
Sebut saja namanya Bagus Hendra, pria 17 tahun, ganteng, alay dan sedikit nyeleneh.
Ini namanya Mas Bendro yang alay
Terus gue juga berangkat bersama, Faried Nugroho dan Nurdian Naji, dua orang yang cukup tersiksa gara-gara terjebak bersama gue dan Bagus.
Ini namanya Mas Farid yang galau
Ini namanya Mas Aji yang ganteng
Jadi alkisah, kami berempat jalan kerumah Bagus yang ada di daerah Magelang Underground.
Kami kemudian ganti kostum dari seragam biru-biru TN jadi kaos plus celana pendek.
Rencananya sih mau naik motor punya Bagus buat ke Downtown Magelang, mau cari jajanan sekalian cuci mata ngeliat gedung-gedung pencakar langit yang modern nan stylish di tengah kota.
*sokpamer*
Inilah pemandangan Downtown Magelang
Cuma mama Bagus bersabda, "Jangan naik motor lah, takut jatoh. Gimana kalo naik mobil? Kan lebih aman. Ada yang bisa nyetir ga?"
Dan semua ngeliat kearah gue.
Oke, gue mulai percaya diri berlebihan dengan keringat dingin yang berlebihan juga, gue bisa bawa mobil setidaknya enam bulan yang lalu, dengan susah payah, nyerempet tiang listrik, nabrak truk tronton yang isinya batu bata, batu batanya jatoh, bikin jalan tol ruwet, saling tabrakan, tiba-tiba nabrak truk Pertamina, dan BLARRRR! Selesailah sudah kisah kita semua.
TAPI ITU DULU!
Sekarang? Ya lebih lumayan lah, lebih baik, lebih kaku, dan lebih takut tentunya.
"Tenang aja, gue udah punya SIM kok!" kata gue sok tenang.
"SIM opo?" tanya Bagus dengan logat Jawa kental.
"SIM C!"
Oke, kita semua panik.
Pas gue menerima anugerah kunci mobil dari mama Bagus, gue makin keringetan.
Berjalanlah gue keluar ke garasi, dan disanalah gue temukan mobil itu!
Mobil Mazda 323 XG-S entah keluaran taun berapa.
Gue menarik napas panjang, mencoba rileks.
Dengan bermodalkan tangan yang gemetaran dan kaki yang sedang kapalan, gue masuki mobil itu.
Oke kita semua masuk.
Dengan sok profesional gue bilang, "Ini gasnya pendek banget, koplingnya juga agak keras ini, gus. Mungkin air radiatornya agak kurang nih."
Oke, apa hubungannya radiator dengan kopling yang keras?
Lalu gue menegakkan sandaran kursi, memakai sabuk pengaman, melipat meja dan siap untuk pendaratan.
-___-
Cukup basa-basinya.
Lalu gue mulai starter.
Bregetek... Bregetek... Bregetek.....
Ga nyala. Coba lagi.
Bregetek... Bregetek... Bregeteketek...
"Digas dong, be!" sahut Bagus. Kok gue ga mikir ya?
Lalu gue coba lagi, kali ini digas.
Bregetek... Bregeteketek... Bregeteketeketeketeketkedruuuummmmmmmmm........!
YES NYALA!
*tariperut*
Dan akhirnya gue mundurkan mobil ini dengan santai.
"Wey be! Mepet banget ke tembok!" Kata Aji
Oke, gue cari alesan...
"Spionnya benerin dong, gus yang kiri! Gimana sih?" Sok marahin bagus.
Oke spion udah bener, mobil udah stabil. Kita mundur lagi!
"Wey be! Masih mepet tembok"
"Santai dong, gue bisa!"
"Oh okedeh."
"Mau tau ga? Gue tuh sebenernya ga pernah bisa mundurin mobil!"
Dan semua mulai teriak-teriak minta keluar dari mobil.
*ketawajahat*
Dan setelah proses panjang dan melelahkan, akhirnya gue bisa ngeluarin mobil!
Yeay! Gue cukup bangga dengan keberhasilan gue selama ini.
Dan akhirnya kita maju.
Mobil cukup tenang, walaupun umurnya yang sudah cukup uzur.
Tapi, di tengah jalan, pas nyalain AC, mobil langsung oleng sendiri kaga jelas.
Ditambah lagi perseneling yang cukup berat dipindahkan dari gigi tiga ke gigi dua.
Overall, ini mobil yang paling sulit gue kendarain setelah Lamborghini Murcielago.
"Ini mobil keluaran taun berapa sih, gus?" gue heran.
"Wah, iki sebelum aku lahir be! Taun wolu songo (baca: '89)"
Okeh, gue diem melongo.
Dan tujuan pertama kita adalah Bakso Enak Kutoarjo.
Parkir di pinggir jalan adalah urusan yang lumayan mudah untuk pembalap rally seperti gue.
Dan kita semua makan bakso yang cukup terkenal di bilangan Magelang Chinatown Market.
Setelah selesai dengan santapan siang kami.
Kita beranjak lagi masuk mobil.
Kali ini mobil bersikap cukup tenang kepada gue, cuma ada sedikit getaran pada gigi satu sebelum lampu merah.
Dan kita pun beranjak menuju Magelang Downtown.
Magelang Downtown beautiful scenery
Berputar-putar di alun-alun membuat kita agak lupa diri.
Kemudian kita mampir di toko penjual perlengkapan militer.
Pas pintu dibuka, bau bensin menyambut kita.
Gue panik!
"Wah bau bensin! Menyingkir! Mobilnya mau meledak!" Teriak gue histeris.
"Wis be! Santai to! Iki pancen ora popo!" Kata Bagus menenangkan gue.
Okeh, tapi dengan kesigapan seorang sopir bus, gue ngecek mobil bila ada yang salah sambil ditemenin sama Aji.
"Eh be! Ada yang bocor tuh! Banyak banget!"
Gue panik lagi!
Gue panik lagi!
"Eh, ini air radiator deh, baunya air kok. Ga ada apa-apa, cuma nanti kap nya bakal berasep aja."
Oke, gue cukup lega, tapi dengan kap keluar asep, apakah akan terjadi ledakan bak film action Hollywood?
Gue biarkan Tuhan menentukan nasib ke-empat pemuda harapan bangsa di dalem sebuah bom waktu berjalan.
Setelah semua selesai, kita memutuskan untuk pulang, daripada harus menutup usia dengan konyol di dalem mobil uzur yang tepat akan meledak.
Sampai di lampu merah terakhir, mobil gila ini rewel lagi.
Bayangin nih, gue nurunin kecepatan dan otomatis harus turun gigi.
Pas turun dari gigi dua ke gigi satu, perseneling macet dan keluar bunyi 'Mececek mececek mececek'
Okeh, mungkin kopling kurang digencet, gue pool-in injekan kopling dan gue coba lagi.
Dan suara setan itu keluar lagi 'Mececek mececek mececek' lebih hebatnya lagi, mobil masih di kecepatan sekitar 20 Km/jam.
Okeh, gue harus tetap tenang.
"Gus, ada berita buruk."
"Opo?"
"Giginya macet, gabisa masuk. Kopling udah pool, bunyi-bunyi ga jelas. Mau teriak?"
'Oke, sek tak itung sampe telu yo, siji... loro... TELU!!!"
Aaaaaaauuuuooooooooooooo!!!!!!!
Sementara mereka semua berteriak, gue tetep profesional dan tenang, dan akhirnya terjadilah...
PERSENELING MASUK KE GIGI SATU!
Bangkai kuda ketek babon! GUE JAGO BANGET SIH!
Gue berasa kaya Schumaker aja tau kaga!
Dan pas masuk ke gang tempat rumah Bagus berada, kita menemukan tantangan terakhir.
Di jalan sesempit itu, gue berhadapan dengan sebuah mobil Xenia.
Okeh, gue bisa!
Mari maju jalan!
Gue niatnya ngelipet kaca spion kearah dalem, tapi...
MOBIL TUA BRENGSEK, SPION AJA KAGA BISA DITEKUK!
MATI AJA LO SONO AMA LELUHUR MOBIL-MOBIL BANGSAT LO!
Okeh, gue masih bisa.
Dengan satu senti hampir menyerempet mobil di kiri dan satu senti masuk got di kanan, gue deg-degan.
Kiri kanan sama-sama mati, Tuhan terkadang memang tak adil.
Dan setelah proses panjang dan melelahkan layaknya melewati titian tali
GUE BERHASIL!
Yoeh! Dan akhirnya gue parkir dengan mulus di dalem rumah!
Wooooohooooooooo!
Gue harusnya mendapatkan award The Most Maniac Driver this week atau apa gitu?
Well, tapi gue dapet penghargaan tertinggi dari Tuhan yaitu nyawa gue yang masih bersemayam di dalam tubuh ini.
Alhamdulillah yahh...
Dan inilah pesan gue bagi seluruh pembaca:
Bahwasanya tidak bijak bagi barangsiapa yang mencoba mengendarai kendaraan yang disebut mobil pabila mereka masih belum mendapatkan sertifikasi yang layak untuk mengemudikannya.
Sekian dan terima kasih.
Oh ya, foto mobilnya gue cantumin kapan-kapan ya.
Olla amigos!
Que pasa?
Jangan dikira gue abis nonton Maria Belen sama Esmeralda bareng eyang gue buat mengisi waktu luang di sore hari!
Blog gue udah lama kaga keurus ampe ada sarang laba-laba gini dah?
-____-
Oke, lupakan sejenak tentang laba-laba dan sarangnya, which is garing!
Jadi gini para budak gue yang setia gue paksa untuk baca blog gue, gue baru aja pulang dari Los Angeles!
Yap! Gue menghabiskan sisa liburan pendek gue disana!
Dan lu mau tau gue guling-guling jungkir balik kemana aja disana?
Mari kita saksikan liputannya!
Jadi, gue berangkat sama anak Krida bernama Agam naek pesawat Cathay Pacific yang transit di Hong Kong.
Pramugarinya ada yang orang Indo namanya Elly, cantik deh, langsing, baik lagi ampe nawarin gue makanan! Andai saja gue lebih tua 30 taun, udah gue sabet deh dia pake sapu lidi!
Sayangnya hanya usia yang memisahkan kita berdua!
Mau tau yang unik?
Gue berangkat dari Hong Kong hari kamis jam 4 sore, nyampe LA hari kamis juga jam 3 sore!
Gue berasa Time Traveller tau ga? Gue memutar balik waktu!
Einstein pasti bangga ama gue!
Muhahahahahuuhek! *keselek biji duren*
Mau tau yang unik?
Gue berangkat dari Hong Kong hari kamis jam 4 sore, nyampe LA hari kamis juga jam 3 sore!
Gue berasa Time Traveller tau ga? Gue memutar balik waktu!
Einstein pasti bangga ama gue!
Muhahahahahuuhek! *keselek biji duren*
Nyampe di Los Angeles International Airport, gue diangkut sama Tour Leader gue bernama Nansi Vega.
Nansi membawa gue ke sebuah kota kecil berjudul Bakersfield tempat gue menghabiskan sebagian besar liburan gue.
Di perjalanan, gue bingung kenapa lampu lalu lintas di Amerika ada 5 yak?
Lampunya merah, kuning, ijo, pink ama biru kali ya?
Terus kok pada suka mobil kaga pake atap yak?
Ntar kalo ditaiin burung kan berabe juga lo pak!
Muhehehe! Ya kali ada kebo terbang terus buang tai diatas mobil!
Ati-ati pak, banyak burung mules!
Nah, jalan ke Bakersfield tuh lewat tol, cuma tol nya kaga bayar terus ada motor boleh masuk gitu dah!
Terus kaya masuk ke pegunungan gitu dah dan kiri kanan kulihat saja banyak pohon cemara kaya fantasi anak TK jaman dulu!
Nah, kota Bakersfieldnya tuh ada di lembah dikelilingi banyak gunung jadinya keren gitu kalo sunset.
Pas hari pertama nyampe, gue nungguin sunset ampe gue bertelor iguana!
Ternyata di Amrik sunsetnya jam 9 malem!
Jadi banyak waktu main? Iya. Kurang tidur? Banget!
Nyampe rumah si Nansi, gue dijemput sama Host Parent gue!
Sebut saja namanya Karina, wanita Meksiko, umur 22 tahun, sudah menikah, anak satu, suami juga satu!
Dan selesailah hari pertama!
Esok harinya gue ketemu temen-temen serombongan EF yang berjumlah 48 orang termasuk gue!
Cowoknya freak-freak dan ceweknya ajegile bin buset!
Maklum, anak asrama 6 bulan kaga liat cewe cakep!
Nyehehe!
Lalu, kita melanjutkan Tour de Americana ke Disneyland!
Dan, yah anak kampung Magelang suka ngalay kalo liat gedung bagus!
Itulah gue dan temen gue si Hiroshi lagi terkesima!
Sekedar intermezzo, temen karib gue disana bernama Hiroshi Sastradiredja.
Anak seorang ahli sastra dari Jepang dan seorang arkeolog asal Zimbabwe, jadilah dia!
Singkat cerita, di dalem Disneyland, kita main roller coaster yang empat puluh juta kali lebih seru daripada yang ada di pasar malem!
Nyoh-nyoh liat nyoh!
Dan, gue berkelana dalam sebuah kelompok berisi cowok semua yang menamakan diri sebagai grup Desperate!
Dengan motto, "Kami mungkin galau, tapi kami tidak cengeng!"
Gayanya udah kaya boyband Kazakhstan ga?
Di penghujung hari, gue beli celana Quicksilver mahal bener bo!
Orang Amerika emang suka ga kira-kira kalo ngasih harga! Kaga bisa ditawar lagi!
Dan akhirnya kita semua pulang ke Bakersfield dengan aman dan nyaman!
Lanjut besok ya ceritanya, gue cape nih baru balik!
Hohohoho!
Okeh, hari ini udah besoknya kemaren!
Bingung? Pake seat belt makannya.
Lanjutkan cerita!
Hari ketiga gue di California, si Nansi Vega, tour leader gue, punya hajatan!
Doi ulang tahun barengan sama anaknya terus ngadain arisan bagi wanita-wanita meksiko!
-___- Oke, gue bercanda!
Jadi, si Nansi ngadain Pool Party and Barberque di rumahnya pake water slide dari balon gitu dah!
Sebagai anak TN, gue langsung pamer bodi dongs!
Awakakakakak!
Gue ngerasa kaya Brad Pitt di musim panas, cuma kalo diliat pake kacamata 3 dimensi!
Eniwei, ada badutnya lho!
Cuma garing parah, gue aja ampe nanya ama badutnya apakah gue harus ketawa untuk meramaikan suasana?
Terus ada Pinata!
Tau pinata kan?
Itu lho, ada orang digantung pake tali lehernya, terus pantatnya dipukul-pukul, siapa tau keluar permen?
Begitulah hingga malam tiba!
Esoknya hari minggu, gue ke bioskop dari pagi ampe pagi!
Mau tau nonton apa aja?
X Men: First Class, Pirates of the Carribean 4, Green Lantern, Kungfu Panda 2, Cars 2 dan Super 8!
Huooooyeaaaahhh!
Gue tau lo semua iri kan ama gue! Gue juga nonton Transformers 3 lhooo!
Mampus lu kaga ikutan! Oh yeah! Oh yeah!
Nonton aja noh Ada Apa Dengan Pocong?
Pasti pocongnya lagi galau dalam nuansa gundah gulana!
Terus, hari senennya gue jalan ke Downtown Los Angeles!
Yang pertama gue kunjungin adalah Beverly Hills dan Rodeo Drive!
Semacam tempat elite dimana kawula muda LA yang berduit pada ngumpul gitu lah!
Lu tau ga yang ngeselin?
Gue masuk ke butik Versace nih, liat dompet kan tuh.
Harganya mau tau berapa?
US$500!
Nyeh! Padahal dompet dari kulit bekas sunatan massal aja mahal amat!
Eh, terus gue nemu oasis di tengah padang gersang lho!
Nih!
Okeh, hari ini udah besoknya kemaren!
Bingung? Pake seat belt makannya.
Lanjutkan cerita!
Hari ketiga gue di California, si Nansi Vega, tour leader gue, punya hajatan!
Doi ulang tahun barengan sama anaknya terus ngadain arisan bagi wanita-wanita meksiko!
-___- Oke, gue bercanda!
Jadi, si Nansi ngadain Pool Party and Barberque di rumahnya pake water slide dari balon gitu dah!
Sebagai anak TN, gue langsung pamer bodi dongs!
Awakakakakak!
Gue ngerasa kaya Brad Pitt di musim panas, cuma kalo diliat pake kacamata 3 dimensi!
Bareng cewe-cewe gitu kan! Aw aw!
Ehem, ini tolong aib siapa yang moto?
Eniwei, ada badutnya lho!
Cuma garing parah, gue aja ampe nanya ama badutnya apakah gue harus ketawa untuk meramaikan suasana?
Terus ada Pinata!
Tau pinata kan?
Itu lho, ada orang digantung pake tali lehernya, terus pantatnya dipukul-pukul, siapa tau keluar permen?
Begitulah hingga malam tiba!
Esoknya hari minggu, gue ke bioskop dari pagi ampe pagi!
Mau tau nonton apa aja?
X Men: First Class, Pirates of the Carribean 4, Green Lantern, Kungfu Panda 2, Cars 2 dan Super 8!
Huooooyeaaaahhh!
Gue tau lo semua iri kan ama gue! Gue juga nonton Transformers 3 lhooo!
Mampus lu kaga ikutan! Oh yeah! Oh yeah!
Nonton aja noh Ada Apa Dengan Pocong?
Pasti pocongnya lagi galau dalam nuansa gundah gulana!
Terus, hari senennya gue jalan ke Downtown Los Angeles!
Yang pertama gue kunjungin adalah Beverly Hills dan Rodeo Drive!
Semacam tempat elite dimana kawula muda LA yang berduit pada ngumpul gitu lah!
Lu tau ga yang ngeselin?
Gue masuk ke butik Versace nih, liat dompet kan tuh.
Harganya mau tau berapa?
US$500!
Nyeh! Padahal dompet dari kulit bekas sunatan massal aja mahal amat!
Eh, terus gue nemu oasis di tengah padang gersang lho!
Nih!
Gue mau poto cuma pingsan duluan!
Setelah itu semua, gue berajojing menuju Staples Center!
Bukan! Bukan pabrik pusat pembuat Staples yang buat nyatuin kertas!
Itu loh, homebase-nya LA Lakers!
Eh, gue disono beli kupluk LA Lakers lho!
Mahal dah! Kaga ada yang murah!
Mau beli topi aja mahal bener!
Susah sih! Mau ke LA aja nabung 17 taon!
*curhat* *pengen dikasihanin*
Terus gue ke Hollywood Walk of Fame!
Tau kan? Yang ada nama artis terus di injek-injek kalo lo lagi kesel!
Gue nemu banyak banget dah! Ada Arnold Schwezesembiring, Sylvester Swasembada, Kamerun Diaz, Horisson Ford, Steven Spieljember, Nicole Kidwoman, Celine Dior dan masih banyak lagi!
Well, segitu dulu ya cerita gue pada saat ini!
Masih agak sibuk nih!
Nanti lanjut kok! Tenang aja para budak gue!
Hahahaha!
Okeh! Kembali lagi!
Hari-hari berikutnya diisi dengan pelajaran di kelas yang super membosankan!
Belajar english tingkat anak SMP dengan sangat mudah!
You know lah, pria macam gue ini bisa bacot dalam 7 bahasa!
Indonesia, Inggris, Jawa, Zimbabwe, Swahili, Zaire dan Tanganyika (penasaran Tanganyika dimana? Tanya tukang jual stiker motor! Kalo tau, pasti sering baca atlas!)
Dalam hari-hari ini, gue mencoba lebih mengenal anak-anak yang ikut tour.
Jadi seperti sedia kala, ada Hiroshi yang kurus, keling, tinggi, kaya kayu bakar, rambut antah-berantah, muka suram, masa depan kaga jelas, suka kayang kalo liat cewe seksi, fun, enak diajak ngobrol, bagus buat bahan tertawaan, pas buat diledek.
Terus ada Lukito, si tinggi, ganteng, ramah, baik ke semua orang, sabar kaga pernah marah, tangan empuk bak bantal, dan sebagainya dan sebagainya.
Okeh! Kembali lagi!
Hari-hari berikutnya diisi dengan pelajaran di kelas yang super membosankan!
Belajar english tingkat anak SMP dengan sangat mudah!
You know lah, pria macam gue ini bisa bacot dalam 7 bahasa!
Indonesia, Inggris, Jawa, Zimbabwe, Swahili, Zaire dan Tanganyika (penasaran Tanganyika dimana? Tanya tukang jual stiker motor! Kalo tau, pasti sering baca atlas!)
Dalam hari-hari ini, gue mencoba lebih mengenal anak-anak yang ikut tour.
Terus ada Lukito, si tinggi, ganteng, ramah, baik ke semua orang, sabar kaga pernah marah, tangan empuk bak bantal, dan sebagainya dan sebagainya.
That's me, Luki and Hiro
Kemudian ada Didza. Si cewe gwenduth, suka marah, emosian, kasar ama gue, tukang pukul, tensi tinggi, cuma gatau kenapa baik banget ama gue dan pengertian, tempat gue curhat sewaktu disana.
Dan ada Audrey. Si mata empat, cantik, kecil, imut, lucu, minta dicubit, idaman para pria, musuh para wanita, jutek, fancy, fashionable, galak, cuma kadang-kadang baik dan lembut layaknya kapas, kadang-kadang doang lho! (Sorry, gue diancem lewat bb sama si Audrey!)
That's Didza and Audrey
Sisanya? Well, ada Auli si bocah ganteng, Alfi si kecil yang beranjak memasuki usia puber, Vita yang selalu kangen ama gue, Laras si gadis tinggi kecil bak korek api, Prinka si gadis yang baru aja matang, Cindy wanita dewasa yang kalem. Raya wanita rocker yang menggila (gue gatau kenapa gue kasih sebutan rocker), Hammam si cowok cantik, Yunan cowok pendiam yang tergila-gila sama Taruna Nusantara, Keke si manis yang jago dance, dan lain-lain yang masih banyak lagi!
Kemudian, hari terakhir di L.A gue ke UNIVERSAL STUDIO!!!!
Seneng banget woy!
Baru pertama kali anak kampung ke Universal!
Dulu gue ke Singapur, Universal mah masi tanah tak bertuan!
Terus gue masuk ke Universal's House of Horrors!
Semacam rumah hantu gitu deh, walopun orangnya boongan.
Terus kan, gue sama rombongan cowonya 4, cewenya banyak, nah si cewe2 pada takut, yang cowo juga pada menciut gitu kaya anak curut baru lahir, jadilah gue cowo paling depan kaya Marco Polo waktu nemuin benua Amerika!
Terusannya, gue dipeluk-peluk gitu kan ama cewe-cewe! Wawieeee! Kesempatan dongs!
"Ih Reno, aku takut!"
"Ih Reno, tungguin dong! Ada mayat tuh!"
"Ah! Reno tolongin dong!"
"Reno, jangan tinggalkan akyu!"
"Reno! Ah! Aaaah! Aaaaaaahhhhhhh!!!!"
-____- dan gue menghilang di tengah fantasi yang makin menggila!
Oke! Menuju permainan berikutnya!
The Mummy Ride!
Biasa aja sih, cuma naik Roller Coaster maju mundur di kegelapan
Jadinya agak-agak gimana gitu
Tapi gue nemu Princess of Persia lho!
Hahahaha!
Yes! Her name is Fatimaa Al Jabbul Kareem!
Terus gue ke Jurassic Park Ride!
Ih Dino nya kaya beneran!
Gede-gede imut minta dijitak!
Terus terakhirnya main cebur2an gitu ke kolam, seru deeeh!
Dan anak cewe asia gitu kan seksi parah pake tengtop ketat warna biru, pas kena air jadi tambah seksi brother!
Muhahahahahaha!
Bangsat banget emang ya gue?
Ampuuuun mama!
Eh, udah dulu ya
modemnya diminta ama temen gue
besok lanjut finishingnya!
hahaha
bye!
































